"Saudara memiliki tenggang waktu tujuh hari untuk dapat mengajukan banding sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Baik, dengan demikian persidangan atas nama terdakwa Reza Nawasena pada hari ini dinyatakan selesai dan ditutup." Tiga kali ketukan palu terdengar memenuhi ruangan sebagai pertanda bahwa persidangan telah selesai. Reza Nawasena, pemuda yang namanya beberapa saat lalu diumumkan hakim pun beranjak dari kursinya yang berada di tengah ruangan, namun tidak ada raut penyesalan yang nampak pada wajah lelaki itu, malah dengan percaya dirinya ia memberikan seulas senyum singkatnya kepada salah satu hakim di hadapannya. Meskipun hampir tidak ada orang di dalam ruangan ini yang menyadarinya, namun Alika sadar betul dengan apa yang baru saja ia lihat, karena mata dan senyuman lelaki itu benar-benar tertuju padanya, dan semestinya Alika tidak membalas tatapan apalagi senyuman lelaki itu. Sudah seharusnya Alika tidak membalasnya, karena jika Alika tidak membalas saat itu, maka semua hal di luar batas ini tidak akan terjadi.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.